| No | Lokasi Pengamatan | Ketinggian Terakhir | Lokasi | Kab/Kota | DAS Polder | Selisih Waktu Dengan Saat ini | Ketinggian Hari Ini | Curah Hujan 1 Minggu | Curah Hujan 1 Bulan | Curah Hujan 1 Tahun |
|---|
Posko Banjir
Portal data
Sinarji
UP4
SIGA
Mobile App TMA
E-Monev
Penomoran Surat
SPP/SPM
Mail Merge
Sistem Mail Merge
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Mail Merge
Suku Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Suku Dinas Sumber Daya Air
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) saat menyimak paparan dari Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum (kiri), saat meninjau pembangunan prasarana dan sarana Kali Cakung Lama.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan prasarana dan sarana Kali Cakung Lama beserta kelengkapannya di Jalan Gading Griya Lestari, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
Gubernur mengapresiasi kinerja Dinas SDA DKI Jakarta yang terus mempercepat normalisasi di sejumlah sungai, termasuk Sungai Ciliwung dan Kali Cakung Lama.
“Pertama-tama saya ingin menyampaikan apresiasi atas kerja yang dulunya ketika ini mungkin saya kedua atau ketiga kali, yang pada waktu itu tidak terbayang bahwa normalisasi Sungai Cakung Lama ini bisa dilakukan,” katanya.
Pembangunan Prasarana dan Sarana Kali Cakung Lama beserta kelengkapannya dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di daerah aliran sungai (DAS) Kali Cakung Lama yang berlokasi di 2 Kelurahan yaitu Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing, dan Kelurahan Pegangsaan Dua Kecamatan Kelapa Gading, Kota Jakarta Utara.
Saat ini, progres pembangunan Kali Cakung Lama telah mencapai sekitar 25 persen. Pekerjaan dilakukan sepanjang 2,65 kilometer yang terbagi menjadi tiga segmen, yaitu Segmen 1 sepanjang 1.230 meter dari Jembatan Jalan Gang Masjid hingga perbatasan Perumahan Grand Orchard, Segmen 2 sepanjang 1.040 meter dari Jembatan Jalan Gang Masjid hingga Jembatan Gading Griya Lestari, serta Segmen 3 sepanjang 380 meter dari Jembatan Gading Griya Lestari hingga Jalan Bend Batik.
Pembangunan Kali Cakung Lama merupakan bagian dari JakTirta Project yang dilaksanakan pada 2025–2026. Proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas sungai, mengurangi risiko luapan saat curah hujan tinggi, serta mempercepat aliran air menuju hilir.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan hingga Maret 2027 normalisasi ditargetkan mencapai 2,6 kilometer pada satu sisi sungai atau setara 5,2 kilometer apabila dihitung pada kedua sisi.
"Saat ini, pekerjaan yang telah terselesaikan sekitar satu kilometer," kata Ika.
Latar Belakang Normalisasi Kali Cakung Lama
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya telah mengunjungi Kali Cakung Lama segmen Kampung Begog, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (23/1/2026) lalu. Pada kunjungan teresebut, Gubernur mengatakan pihaknya segera melakukan normalisasi di Kali Cakung Lama.
Ia menjelaskan bahwa daya tampung Kali Cakung Lama mengalami penurunan akibat penyempitan menjadi 2-3 meter dari kondisi awalnya sekitar 20 meter. Kondisi ini berdampak langsung terhadap terjadinya banjir di beberapa wilayah di Jakarta Utara.
“Memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck yang menjadi penyebab utama banjir di sejumlah wilayah,” kata Gubernur Pramono Anung.
Penyempitan ini disertai tingginya endapan sedimen dan keberadaan bangunan di bantaran kali, yang menyebabkan pendangkalan dan berkurangnya daya tampung aliran, terutama saat debit air meningkat akibat hujan. Kondisi ini rentan menimbulkan genangan hingga banjir di wilayah Kecamatan Cilincing (Semper barat dan timur), Kelapa Gading (Pegangsaan) dan Koja (Tugu Selatan).
Gubernur Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penanganan terpadu melalui normalisasi Kali Cakung Lama. Suku Dinas SDA Jakarta Utara telah melakukan pengerukan sedimen serta penertiban bangunan di badan dan sempadan kali dari Segmen Sedayu hingga Simpang Lima Koja, yang akan dilanjutkan hingga kawasan Kampung Begog, Cilincing.
Komentar