| No | Lokasi Pengamatan | Ketinggian Terakhir | Lokasi | Kab/Kota | DAS Polder | Selisih Waktu Dengan Saat ini | Ketinggian Hari Ini | Curah Hujan 1 Minggu | Curah Hujan 1 Bulan | Curah Hujan 1 Tahun |
|---|
Posko Banjir
Portal data
Sinarji
UP4
SIGA
Mobile App TMA
E-Monev
Penomoran Surat
SPP/SPM
Mail Merge
Sistem Mail Merge
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Mail Merge
Suku Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Suku Dinas Sumber Daya Air
Gambar Udara Waduk Aseni di Jalan H. Aseni Raya, Kalideres, Jakarta Barat.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan bahwa Waduk Aseni merupakan ruang terbuka biru (RTB) baru di Jakarta Barat yang tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Demikian disampaikan Wagub saat mengunjungi Waduk Aseni di Jalan H. Aseni Raya, Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat (30/1).
“Tujuan utamanya pengendalian banjir yang dilengkapi dengan ruang publik,” ucapnya.
Waduk Aseni memiliki luas total 4,47 hektare, terdiri atas badan air seluas 1,7 hektare dengan kedalaman 4 meter dan area kering seluas 2,7 hektare. Dengan kapasitas tampung mencapai 69.600 meter kubik, Waduk Aseni diharapkan mampu mereduksi potensi banjir hingga 13,1 persen.
Di kawasan waduk juga dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang direncanakan melayani sekitar 2.260 jiwa. IPAL tersebut memiliki kapasitas sekitar 470 meter kubik per hari yang menampung air limbah dari drainase kawasan sekitar waduk.
Pembangunan Waduk Aseni bertujuan menambah kapasitas tampungan air hujan yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber air baku, mengurangi debit aliran Kali Semanan, serta menyediakan ruang interaksi publik.
“Ini akan menjadi tempat yang sangat baik. Warga setempat bisa memanfaatkannya,” kata Wagub Rano.
Selain berfungsi sebagai pengelolaan sumber daya air dan pengendali banjir, Waduk Aseni dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti balai warga, toilet, musala, area bermain anak, serta area duduk berupa sunken plaza.
Pembangunan Waduk Aseni saat ini masih dalam tahap penyelesaian (finishing). Wagub pun berharap pembanguannya akan segera rampung pada Maret 2026 ini agar dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Karena itu, fasilitas ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan warga. Namun, saya juga berpesan agar waduk ini dijaga dengan baik supaya manfaatnya berkelanjutan,” tuturnya.
Komentar