| No | Lokasi Pengamatan | Ketinggian Terakhir | Lokasi | Kab/Kota | DAS Polder | Selisih Waktu Dengan Saat ini | Ketinggian Hari Ini | Curah Hujan 1 Minggu | Curah Hujan 1 Bulan | Curah Hujan 1 Tahun |
|---|
Posko Banjir
Portal data
Sinarji
UP4
SIGA
Mobile App TMA
E-Monev
Penomoran Surat
SPP/SPM
Mail Merge
Sistem Mail Merge
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Mail Merge
Suku Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Suku Dinas Sumber Daya Air
Normalisasi Kali CIliwung Lama
Normalisasi Kali Cakung Lama dapat Kurangi Potensi Banjir hingga 20 Persen di Kelapa Gading dan Cilincing
Normalisasi Kali Cakung Lama diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan banjir, khususnya di Kecamatan Kelapa Gading dan Cilincing, Jakarta Utara. Berdasarkan perhitungan pemerintah, normalisasi tersebut diproyeksikan mampu mengurangi genangan banjir hingga sekitar 20 persen di kawasan terdampak.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan manfaat utama normalisasi Kali Cakung Lama akan dirasakan masyarakat di dua kecamatan tersebut. Selama ini, sejumlah wilayah di Kelapa Gading dan Cilincing kerap mengalami banjir dengan ketinggian yang cukup signifikan.
“Yang paling utama adalah dua kecamatan yaitu Kelapa Gading dan Cilincing pasti akan berkurang secara signifikan,” ujarnya seusai meninjau Kali Cakung Lama di Jalan Gading Griya Lestari, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
Dampak banjir yang dirasakan masyarakat menjadi salah satu alasan penting dilakukannya normalisasi Kali Cakung Lama. Dalam dialog dengan warga, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta menerima laporan bahwa banjir di sejumlah wilayah Kelapa Gading sebelumnya dapat mencapai ketinggian paha orang dewasa. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik di Cilincing, dengan ketinggian genangan yang dapat mencapai lutut hingga paha orang dewasa.
Gubernur berharap normalisasi dapat mempercepat aliran air dari kawasan terdampak menuju muara. Dengan kapasitas aliran yang lebih baik, air di wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir diharapkan dapat lebih cepat surut.
Berdasarkan kalkulasi yang dilakukan pemerintah, normalisasi Kali Cakung Lama diperkirakan dapat mengurangi sekitar 20 persen dari banjir yang terjadi di kawasan tersebut.
Pengurangan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah Kelapa Gading dan Cilincing.
“Dari hasil kalkulasi perhitungan diharapkan bisa mengurangi 20 persen dari banjir yang ada di area ini,” katanya.
Ia menjelaskan, normalisasi akan membantu mendorong aliran air menuju muara dan selanjutnya ke laut. Dengan demikian, air yang sebelumnya tertahan dan menggenangi permukiman diharapkan dapat lebih cepat dialirkan keluar dari kawasan.
Normalisasi Kali Cakung Lama tidak hanya ditujukan untuk mengurangi ketinggian banjir, tetapi juga memperbaiki sistem aliran air di kawasan tersebut.
Pramono juga berharap setelah normalisasi dilakukan, air dari kawasan yang terdampak dapat mengalir lebih lancar menuju muara. Kondisi ini diharapkan mempercepat proses surutnya genangan ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Dengan proyeksi pengurangan banjir sekitar 20 persen, normalisasi Kali Cakung Lama diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat pengendalian banjir di Jakarta Utara, khususnya di Kelapa Gading dan Cilincing.
Komentar