| No | Lokasi Pengamatan | Ketinggian Terakhir | Lokasi | Kab/Kota | DAS Polder | Selisih Waktu Dengan Saat ini | Ketinggian Hari Ini | Curah Hujan 1 Minggu | Curah Hujan 1 Bulan | Curah Hujan 1 Tahun |
|---|
Posko Banjir
Portal data
Sinarji
UP4
SIGA
Mobile App TMA
E-Monev
Penomoran Surat
SPP/SPM
Mail Merge
Sistem Mail Merge
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Mail Merge
Suku Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Suku Dinas Sumber Daya Air
Satgas Pasukan Biru Melakukan Pengurasan Saluran Penghubung (PHB) di Jl Wahid Hasyim, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta terus melakukan optimalisasi drainase guna meminimalisir potensi genangan, mengingat kondisi cuaca yang kerap berubah.
Upaya tersebut dilakukan salah satunya dengan pengurasan saluran yang dilakukan oleh Suku Dinas SDA Jakarta Pusat di beberapa wilayah pada Jumat (27/3/2026) ini sebagai berikut.
Pengurasan saluran sekilas mirip dengan kegiatan pengerukan, yakni mengangkat sedimen atau lumpur yang ada di dasar badan air. Bedanya, jika pengerukan dilakukan di saluran makro seperti sungai ataupun kali dengan menggunakan alat berat, sedangkan pengurasan dilakukan di saluran mikro dan PHB yang lebih kecil dengan metode manual dan bantuan alat berupa pacul, linggis dan karung.
Pengurasan saluran dilakukan untuk mengatasi sedimentasi lumpur padat dan sampah. Tindakan ini bertujuan meningkatkan kapasitas saluran, mencegah penyumbatan, serta mengurangi genangan air menjelang musim hujan.
Saluran yang bersih memungkinkan air hujan mengalir lancar menuju kali besar, sehingga meminimalisir risiko genangan di pemukiman. Pengurasan ini merupakan langkah rutin yang diharapkan dapat menjaga sistem drainase kota tetap optimal.
Kendati demikian, upaya optimalisasi saluran tidak akan maksimal jika masih terapat sampah yang menyumbat saluran. Untuk itu kepada seluruh masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah ke saluran air agar fungsi pengurasan maksimal.
Komentar