| No | Lokasi Pengamatan | Ketinggian Terakhir | Lokasi | Kab/Kota | DAS Polder | Selisih Waktu Dengan Saat ini | Ketinggian Hari Ini | Curah Hujan 1 Minggu | Curah Hujan 1 Bulan | Curah Hujan 1 Tahun |
|---|
Posko Banjir
Portal data
Sinarji
UP4
SIGA
Mobile App TMA
E-Monev
Penomoran Surat
SPP/SPM
Mail Merge
Sistem Mail Merge
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Mail Merge
Suku Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Suku Dinas Sumber Daya Air
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta saat meninjau Kali Ciliwung segmen Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta terus mengakselerasi progres normalisasi Kali Ciliwung. Pada Jumat (10/7/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Kali Ciliwung segmen Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung lokasi pembongkaran bangunan yang telah dibebaskan dalam rangka normalisasi Kali Ciliwung.
"Ini adalah kali kedua saya datang ke tempat ini dan alhamdulillah progresnya cukup baik," ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat 62 bidang tanah yang sudah dibebaskan dari total target 170 bidang. Percepatan pembebasan tanah di Kelurahan Cawang menjadi langkah strategis untuk melanjutkan pembangunan tanggul sekaligus memperkuat upaya pengendalian banjir di Jakarta.
"Mudah-mudahan upaya ini dapat memperbesar kapasitas aliran sungai sehingga ketika terjadi banjir, dampaknya tidak lagi seperti sebelumnya. Inilah cara penanganan banjir dalam jangka menengah dan panjang," ujarnya.
Selain di Kali Ciliwung, lanjut dia, normalisasi juga dilakukan di sungai maupun kali lainnya, seperti di Kali Krukut dan juga Kali Cakung Lama. Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran senilai Rp300 miliar pada 2026 untuk mendukung pembebasan lahan dan penanganan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.
“Program ini akan terus dilanjutkan dengan dukungan anggaran pada 2027 guna mempercepat pengendalian banjir di Jakarta. Apabila target tersebut tercapai, maka pada tahun 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Kota Jakarta, normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat terwujud," tuturnya.
Normalisasi sungai merupakan program penanganan banjir dalam jangka menengah dan panjang. Tidak hanya dilanjutkan di Kali Ciliwung, program ini juga akan dilakukan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jakarta pada 2029.
Sepanjang 2026, Pemprov DKI Jakarta melakukan proses pembebasan lahan sepanjang dua kilometer yang berada di Kelurahan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan. Proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang menjadi percontohan model pembebasan lainnya yang akan dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta di 14 kelurahan.
Empat Lokasi yang telah ditetapkan untuk dibebaskan yaitu Kelurahan Cawang, Rawajati, Pengadegan, dan Cililitan. Sementara sepuluh kelurahan lainnya masih dalam proses penyusunan dokumen pengadaan tanah sebelum penetapan lokasi.
Komentar
Bewok
14/07/2026Tolong pak jangan dilupakan yg parah itu kampung tanjung sanyang RW 08 untuk dampak yg parah RT 07,08,05,04,02,01 harusnya ini yg di utama dari tahun Ahok sampai sekarang kampung tanjung sanyang selalu dilewatkan padahal untuk dampak banjir 70% paling parah. Maupun presiden atau gubernur tolong untuk kampung ini di utamakan dulu, terimakasih saya cuma kasih solusi karna warga sini sudah 100% Nerima proyek ini dari dulu tapi lambat sampai sekarang prosesnya cuma Dateng ukur" doang lama" ilang untuk lebih jelasnya pak gubernur Dateng ke lokasi lihat langsung kondisi tanjung sanyang yg nantinya tempat ini kalo bener di percepat normalisasi bakal jadi tempat kawasan atau tumbuhan yg bagus dan strategis, sekali lagi terimakasih salam saya warga tanjung sanyang RW 08 kelurahan Cawang kecamatan Kramatjati Jakarta Timur.