| No | Lokasi Pengamatan | Ketinggian Terakhir | Lokasi | Kab/Kota | DAS Polder | Selisih Waktu Dengan Saat ini | Ketinggian Hari Ini | Curah Hujan 1 Minggu | Curah Hujan 1 Bulan | Curah Hujan 1 Tahun |
|---|
Posko Banjir
Portal data
Sinarji
UP4
SIGA
Mobile App TMA
E-Monev
Penomoran Surat
SPP/SPM
Mail Merge
Sistem Mail Merge
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Mail Merge
Suku Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Dinas Sumber Daya Air
Sistem Penomoran Surat
Suku Dinas Sumber Daya Air
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang bersama Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo ke infrastruktur pengendali banjir rob yang dibangun Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Tanggul Pantai NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) Fase A di Ancol Seafront, pada Sabtu 6 Juni 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperluas kerja sama internasional untuk mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki peluang kolaborasi dengan mitra strategis dari Jepang dalam bidang pengelolaan sumber daya air dan pengendalian banjir pesisir.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang bersama Fungsi Ekonomi KBRI Tokyo ke infrastruktur pengendali banjir rob yang dibangun Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Tanggul Pantai NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) Fase A di Ancol Seafront, pada Sabtu 6 Juni 2026.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung berbagai upaya pengendalian banjir pesisir yang telah dilakukan di Jakarta sekaligus membahas peluang kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan berbagai pihak di Jepang.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi memperoleh gambaran mengenai strategi pengelolaan wilayah pesisir yang diterapkan Jakarta dalam menghadapi ancaman banjir rob, penurunan muka tanah, serta dampak perubahan iklim yang semakin kompleks.
Pengalaman Jepang dalam pengelolaan sumber daya air dan pembangunan infrastruktur ketahanan bencana dinilai dapat menjadi referensi penting bagi Jakarta dalam memperkuat sistem perlindungan wilayah pesisir.
Penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang terbuka terhadap kolaborasi internasional. Selain sektor pengelolaan sumber daya air, Jakarta dan Jepang juga memiliki peluang kerja sama pada bidang transportasi, investasi, dan lingkungan hidup.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, tengah merencanakan penyelenggaraan Pertemuan Bisnis Jepang–Jakarta.
Forum tersebut akan menjadi wadah untuk mempertemukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan mitra strategis Jepang guna menjajaki berbagai peluang investasi dan kerja sama pembangunan.
Pertemuan bisnis tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Jakarta dan Jepang, sekaligus memperkenalkan proyek-proyek prioritas Pemprov DKI Jakarta yang memiliki potensi untuk dikerjasamakan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang investasi dan kolaborasi konkret yang dapat mendukung pembangunan Jakarta secara berkelanjutan.
Melalui penguatan kemitraan internasional dan pertukaran pengetahuan, Jakarta berupaya membangun ketahanan yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta risiko banjir pesisir di masa mendatang. Kerja sama dengan Jepang diharapkan tidak hanya menghasilkan investasi, tetapi juga transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan solusi inovatif untuk mendukung pembangunan perkotaan yang tangguh dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kolaborasi lintas negara menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan Jakarta yang lebih aman, nyaman, dan berdaya saing global, sekaligus memastikan keberlanjutan pembangunan bagi generasi mendatang.
Komentar